SEKILAS INFO
  • 5 bulan yang lalu / JADWAL KAJIAN AQIDAH TAUHID ASWAJA DR. KH. KHOLILURROHMAN, MA MASJID LATHIIFUSSALAAM – RS. BHAKTI ASIH KOTA TANGERANG SETIAP JUM’AT DAN MINGGU SETELAH SHALAT MAGHRIB PEMBAHASAN KITAB SYARH JAUHARATUTTAUHID
  • 5 bulan yang lalu / JADWAL KAJIAN MAJELIS SUBUH NURUL HIKMAH SETIAP HARI SETELAH SHALAT SUBUH KITAB YANG DI KAJI SAAT INI RIYADHU ASH-SHALIHIN
  • 5 bulan yang lalu / JADWAL KAJIAN TAUHID ASWAJA DR. KH. KHOLILURROHMAN, MA DI MASJID AL-MADINAH CBD CILEDUG KOTA TANGERANG SETIAP SABTU SETELAH SHALAT MAGHRIB KITAB SYARH MATAN AQIDATUL AWAM
JAM :

Dr. KH. Kholilurrohman, MA

Dr. KH. Kholilurrohman, MA

Posisi : Pengasuh Pondok

Nama                           : H. Kholilurrohman, MA

Status                          : Menikah

Agama                         : Islam

Tempat/tgl/lahir      : Subang 15 Nopember 1975

Alamat                        : Jl. Karyawan III Rt/Rw 02/07 Kel. Karang Timur Kec. Karang Tengah Tangerang Banten (tlp. 73446298)

Pendidikan terakhir : S2 Magister Agama Pengkajian Islam Konsentrasi Tafsir Hadits Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta (Judul Tesis: Kualitas Hadits Subhah (Studi Komparatif Metode Tashhih dan Tadl’if Hadits al-Habasyi dan al-Albani). Sekarang melanjutkan S3 di tempat yang sama.

  1. Pendidikan Formal
  2. SDN Bendungan I Pagaden Subang Th. 1981 – 1987
  3. Pon Pes Daarul Rahman Jakarta (Mts/MA) Th. 1987 – 1993
  4. STAI az-Ziyadah Jakarta (S1) Th. 1998 – 2002
  5. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (S2) Tafsir Hadits Th. 2003 – 2005
  6. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (S3) Tafsir Hadits Th. 2007-

III. Pendidikan Non Formal

  1. Institut Islam Daarul Rahman (IID) Jakarta (S1) Th. 1994 – 1998
  2. Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam Arab (LIPIA) Jakarta Th. 1994 – 1997
  3. Pendidikan Kader Ulama (PKU) DKI Jakarta Th. 1998 – 2000
  4. Tahfizh al-Qur’an di Pon Pes Manba’ul Furqon (Bogor) (Non Intensif)
  5. Tallaqqi kepada beberapa ulama di wilayah Jawa Barat dan Banten, khususnya di daerah DKI Jakarta dalam berbagai disiplin ilmu agama dan mendapatkan sanad keilmuan, serta aktif dalam berbagai kajian ilmiah.
  1. Tugas

Tugas sekarang sebagai guru honorer di beberapa PTIS dan pondok pesantren  serta majalis ilmiyah di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

 

V. Karya-karya

  1. Akidah Ahlussunnah Wal Jama’ah (Dalam Team Syahamah), Direkomendasi di antaranya oleh KH. Muhammad Syafi’i Hadzami, KH. Mundzir Tamam, MA, KH. Irfan Zidni, MA, KH. Saifuddin Amsir (Diterbitkan Syahamah Press, Jakarta, 2003)
  2. Allah Ada Tanpa Tempat (Dalam team Syahamah), Direkomendasi di antaranya oleh KH. Muhammad Syafi’i Hadzami, Habib Abdurrahman assaqqaf (Bukit Duri Jakarta) dan lainnya. (Diterbitkan Syahamah Press, 2002)
  3. Kualitas Hadits Subhah (Studi Komparatif Metode Tashhih dan Tadl’if Hadits al-Habasyi dan al-Albani), tebal 180 hlm. Dalam proses penerbitan.
  4. Ajaran Tasawuf Ibn ‘Arabi (Kajian Komprehensif Risalah Tasawuf Sunni), tebal 360 hlm. Dalam proses penerbitan.

Di antara masyayikh penulis; dari Bairut Libanon; di antaranya al-Habib Syekh Salim bin ‘Alwan al-Hasani, Syekh Fawwaz ‘Abbud, Syekh Bilal al-Humaishi, Syekh Kholil Dabbagh al-Husaini, Syekh Muhammad al-Syafi’i, Syekh ‘Umar Dayyah al-Hasani. Dari Jakarta dan sekitarnya; KH. Abuya Dimyathi (Pandeglang) KH. Muhammad Syafi’i Hazami (Kebayoran Lama), KH. Bunyamin (Kelapa Dua) dan lain-lain. Tugas yang diemban sekarang, selain mengajar di beberapa pondok pesantren di wilayah Jakarta, juga sebagai Ketua I PB Syahamah (Syabab Ahlussunnah Wal Jama’ah) Jakarta.

⚫ Dr. H. Kholilurrohman, MA, lahir di Subang 15 November 1975, Dosen Unit Kerja Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta (DPK/Diperbantukan di Pasca Sarjana PTIQ Jakarta).

⚫ Jenjang pendidikan formal dan non formal, di antaranya; Pondok Pesantren Darul Rahman Jakarta (1993), Institut Islam Daarul Rahman (IID) Jakarta (S1/Syari’ah Wa al-Qanun ) (1998), STAI az-Ziyadah Jakarta (S1/Ekonomi Islam) (2002), Pendidikan Kader Ulama (PKU) Prop. DKI Jakarta (2000), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (S2/Tafsir dan Hadits) (2005), Institut PTIQ (S3/Tafsir), Tahfîzh al-Qur’an di Pondok Pesantren Manba’ul Furqon Leuwiliang Bogor (Non Intensif), “Ngaji face to face” (Tallaqqî Bi al-Musyâfahah) untuk mendapatkan sanad beberapa disiplin ilmu kepada beberapa Kiyai dan Haba-ib di wilayah Jawa Barat, Banten, dan khususnya di wilayah Prop. DKI Jakarta.

⚫ Belajar aktif kepada murid-murid al-Imam as-Sulthan al-Hâfizh Abdullah al-Harari, di antaranya kepada Syekh al-‘Allâmah al-Habîb DR. Salim ibn Mahmud Alwan al-Husaini, Syekh al-‘Allâmah al-Habîb DR. Thariq Mohamad Najieb al-Lahham al-Husaini, Syekh Fawwaz Abbud, Syekh Bilal al-Humaishi, Syekh al-Habîb Khalil ibn Abdil Qadir Dabbagh al-Husaini, Syekh al-Habîb Muhammad asy-Syafi’i al-Muth-thalibi, Syekh al-Habîb Umar ibn Adnan Dayyah al-Hasani, Syekh al-Habîb Muhammad Awkal al-Husaini, Syekh al-‘Allâmah Ahmad Tamim (Mufti Ukraina), Syekh Mohamad Osman Osman, Syekh al-Habîb DR. Samir al-Khouli ar-Rifa’i al-Husaini, dan lainnya.

⚫ Terutama kepada Syekh Salim ibn Mahmud Alwan al-Husaini, yang kini menjabat ketua Majelis Fatwa Syar’i di Australia, dari sekitar tahun 1997 hingga sekarang masih tetap aktif belajar kepadanya.

⚫ Mendapat ijazah tarekat ar-Rifa’iyyah dan tarekat al-Qadiriyyah dari asy-Syaikh al-‘Allamah al-Qa-id al-Mursyid al-Mutakallim al-‘Arif Billah Husamuddin Qaraqirah dengan sanad -nya dari al-Imam as-Sulthan al-Hâfizh Abdullah al-Harari hingga kepada al-Imam Ahmad ar-Rifa’i dan al-Imam Abdul Qadir al-Jilani. Dalam tarekat al-Qadiriyyah mendapatkan ijazah kedua metodenya; (1) thariqah al-‘add, (2) thariqah al-jarr. Dalam tarekat al-Qadiriyyah selain dari sanad Syekh Husam; juga mendapatkan ijazah dari sanad al-H abîb DR. Salim ibn Mahmud Alwan.

⚫ Mendapatkan Ijâzah Hadits Musalsal Bil Awwaliyyah dari al-‘Allâmah al-H abîb DR. Salim ibn Mahmud Alwan dari al-Imam as-Sulthan al-Hâfizh Abdullah al-Harari dengan sanad -nya hingga kepada sahabat Abdullah ibn Amr ibn al-‘Ash; dari Rasulullah.

⚫ Mendapatkan Ijâzah kitab tsbat al-‘Allâmah al-Habîb DR. Jamil Halim al-Husaini al-Bairuti al-Madani, berjudul Jam’a al-Yawaqit al-Ghawali Min Asanid asy-Syaikh Jamil Halim al-‘Awali, pemimpin Jam’iyyah ash-Shufiyyah Bairut Lebanon, yang diijazahkan oleh beliau langsung.

⚫ Selain itu dalam al-Kutub as-Sab’ah al-Haditsiyyah mendapatkan Ijâzah ‘Ammâh dari al-Mu’ammar al-Mujiz as-Sayyid asy-Syaikh Hamid Abu Alawi ibn Alawi ibn Salim al-Kaf, di Mekah, 17 Dzul Hijjah 1434 H (dengan rekomendasi dari as-Sayyid asy-Syarif al-‘Allamah DR. Jamil Halim al-Husaini, Ketua Jam’iyyah Shufiyyah Lebanon). Syekh Hamid al-Kaf meriwayatkannya dari para ulama terkemuka, di antaranya dari; 1. As-Sayyid Alawi ibn Salim al-Kaf (ayah beliau sendiri), 2. Al-Muhaddits asy-Syarif Muhammad al-Musthafa ibn Abdil Qadir asy-Syinqithi, 3. Syekh Muhammad Ahyad al-Bughuri (Bogor), 4. Syaikh Hasan ibn Sa’id Yamani, 5. Syekh Muhammad Arabi at-Tabbani, 6. Sayyid Alawi ibn Abbas al-Maliki, 7. Syekh Hasan Masy-syath, 8. Sayyid Muhammad Amin Kutubi, 9. Syekh Muhammad Nur Saif, 10. Al-Musnid Syekh Muhammad Yasin al-Fadani (Padang), 11. Syekh Abdul Qadir ibn Abdil Muth-thalib al-Mandili (Mandailing), 12. Al-Faqih al-Muhaddits Muhammad Sya’rani ibn Arif al-Banjari (Banjarmasin), 13. Syekh Abdullah ibn Muhammad ibn Shiddiq al-Ghumari (Maroko), 14. Syekh Abdul Aziz ibn Muhammad ibn Shiddiq al-Ghumari (Maroko), 15. Syekh Ibrahim ib Dawud Fathani (Pattani, Thailand), 16. As-Sayyid ibrahim ibn Umar ibn Aqil, 17. KH. Mahrus (Lirboyo), dan ulama terkemuka lainnya. Sanad-sanad beliau dibukukan dalam tsabt berjudul Ijazah al-Kutub as-Sab’ah.

⚫ Mendapatkan Ijâzah dalam seluruh karya Syekh Nawawi al-Bantani dari KH. Abdul Jalil (Senori Tuban); dari KH. Abul Fadlal; dari KH. Abdus-Syakur; dari Syekh Nawawi Banten. KH. Abul Fadlal selain dari KH. Abdul Syakur, juga mendapat sanad dari KH. Hasyim Asy’ari (Tebuireng); dari Syekh Nawawi Banten.

⚫ Dalam seluruh kitab aqidah karya ulama Ahlussunnah Wal Jama’ah al-Asy’ariyyah al-Maturidiyyah mendapat Ijâzah ‘Ammâh dari KH. Asymawi (Danawarih Tegal); dari KH. Said bin Armiya; dari KH. Ubaidah; dari Syekh Nawawi al-Bantani dan dari Syekh Kholil (Bangkalan). Di antaranya seperti; Jawharah at-Tauhid dengan syarh -nya (Tuhfatul Murid), as-Sanusiyyah, Ummul Barahin, Aqidatul Awam dengan kitab syarh -nya (seperti Nuruz-Zhalam), Kifayatul Awam, dan lainnya.

⚫ Mendapat Ijâzah ‘Ammâh dalam seluruh disiplin ilmu-ilmu Islam dengan seluruh tsabt Syekh Yasin al-Padani, –yang diantaranya dibukukan oleh beliau sendiri dalam al-‘Iqd al-Farîd Min Jawâhir al-Asânîd– ; dari KH. Abdul Hannan Ma’shum (Kediri); dari KH. Abu Razin Muhammad Ahmad Sahal Mahfuzh (Pati); dari KH. Zubair ibn Dahlan (Sarang) dan al-Musnid Syekh Yasin al-Padani.

⚫ Juga mendapat Ijâzah ‘Ammâh dalam seluruh disiplin ilmu-ilmu Islam, –selain jalur sanad KH. Abdul Hannan– yang dituangkan dalam seluruh tsabt Syekh Yasin al-Padani dari Prof. DR. as-Sayyid Aqil ibn Husain al-Munawwar; dari Syekh Yasin al-Padani.

⚫ Juga mendapat Ijâzah ‘Ammâh dalam seluruh disiplin ilmu-ilmu Islam dalam seluruh tsabt Syekh Yasin al-Padani –selain jalur di atas– dari KH. Ahmad Fahmi Zamzam al-Maliki al-Makki al-Banjari; dari Syekh Yasin al-Padani.

⚫ Selain sebagai dosen juga mengajar di beberapa Pondok Pesantren dan memimpin beberapa Majalis ‘Ilmiyyah di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

⚫ Sebagai pengasuh Pondok Pesantren Menghafal al-Qur’an Khusus Puteri Darul Qur’an Bendungan Kecamatan Pagaden Barat Subang Jawa Barat.

⚫ Beberapa karya yang telah dibukukan di antaranya; 1) Membersihkan Nama Ibnu Arabi, Kajian Komprehensif Tasawuf Rasulullah. 2) Studi Komprehensif Tafsir Istawa . 3) Mengungkap Kebenaran Aqidah Asy’ariyyah. 4) Penjelasan Lengkap Allah Ada Tanpa Tempat Dan Arah Dalam Berbagai Karya Ulama. 5) Memahami Bid’ah Secara Komprehensif. 6) Meluruskan Distorsi Dalam Ilmu Kalam. 7) Membela Kedua Orang Tua Rasulullah dari Tuduhan Kaum Wahabi Yang Mengkafirkannya. 8) al-Fara-id Fi Jawharah at-Tawhid Min al-Fawa-id (berbahasa Arab Syarh Matn Jawharah at-Tawhid ), 9). Al-Maqalat al-Jami’ah Li Tahqiq Aqa-id Ahlissunnah Wa al-Jama’ah (berbahasa Arab), 10). Al-Fattah Fi Syarh Arba’in Haditsan Li al-Hushul ‘Ala al-Arbah , dan beberapa tulisan lainnya yang telah diterbitkan jurnal dalam dan luar negeri.

⚫ catatan SANAD di atas hanya sebagian saja, masih banyak yang lainnya, terutama pada al-MAQRU-AT, AL-MASMU’AT, dan AL-MUSALSALAT.